PENCARI FAKTA

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Jumat, 06 Maret 2026

TMMD ke - 127 Kodim 0311 Pessel: Rehab RTLH Milik Irdawati Warga Gurun Panjang Utara, Tinggal Fhinising

 


PENCARIFAKTA,  PESSEL, Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Irdawati warga Kampung Bukit Tambun Tulang, Nagari Gurun Panjang Utara, Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan hanya tinggal pelaksanaan Fhinising pada bagian-nagian tertentu saja. 


Tahap Fhinising terus dikerjakan oleh personil TMMD Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0311/Pessel, pada Jumat ( 6/3/2026 ). 


Serda Zikirman sebagai kordinator rehab RTLH Irdawati warga Kampung Bukit Tambun Tulang Nagari Gurun Panjang Utara mengungkapkan, jika kegiatan pengerjaan rehab RTLH tinggal sedikit lagi.


Program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut merupakan salah satu sasaran fisik dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0311/Pessel.


Serda Zikirnan mengatakan, pengerjaan rumah Irdawati dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan. Saat ini, personel terus memaksimalkan pekerjaan agar hasilnya kokoh dan layak huni.


“Pembangunan rehab RTLH ini akan terus kami lakukan secara maksimal hingga sebelum penutupan kegiatan TMMD Ke-127 nantinya,” ujar nya.


Lebih lanjut,  seluruh personel Satgas bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab demi membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman. 

(Mil) 

Selasa, 03 Maret 2026

Prof. Fauzi Bahar Gaungkan “Sedekah Lima Menit” dan Peringatkan Bahaya Narkoba hingga Balap Liar dalam Buka Bersama di Padang

 



PENCARIFAKTA, Padang, (SUMBAR) | – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang. Acara tersebut menghadirkan Ketua LKAAM Sumatera Barat, Prof.Dr.H.Fauzi Bahar.Dt.Nan Sati.M.SI yang memberikan tausiah dan pesan moral kepada para tamu undangan yang hadir. 3/3/2026.

Kegiatan buka bersama ini turut dihadiri sejumlah wartawan dari IKW dan KJI, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang kian mengkhawatirkan.

Dalam sambutannya, Fauzi Bahar yang juga dikenal sebagai tokoh adat dan pemuka masyarakat Sumatera Barat, menyampaikan gagasan tentang “sedekah lima menit”. Menurutnya, sedekah tidak selalu harus dalam bentuk materi atau uang, melainkan bisa berupa waktu, tenaga, dan perhatian.


“Sedekah lima menit itu sederhana. Luangkan waktu lima menit untuk mengingatkan anak-anak kita, menasihati mereka, mendengarkan keluh kesahnya, atau mengajak mereka ke masjid. Itu sudah bagian dari sedekah yang luar biasa nilainya,” ujar beliau di hadapan para hadirin.

Ia menekankan bahwa perhatian orang tua dan lingkungan sangat menentukan arah kehidupan generasi muda. Jika anak-anak dibiarkan tanpa pengawasan dan bimbingan, maka mereka akan mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan berbagai penyimpangan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Bahar juga menyoroti bahaya narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan dan merusak tatanan keluarga serta masyarakat.

Selain itu, ia juga mengangkat persoalan fenomena LGBT dan balap liar yang menurutnya semakin marak di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari orang tua, tokoh adat, ulama, hingga pemerintah, untuk bersinergi dalam membentengi generasi muda dengan pendidikan agama dan nilai-nilai adat Minangkabau yang berlandaskan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.”

“Kita di Sumatera Barat punya benteng yang kuat, yaitu adat dan agama. Kalau ini benar-benar kita jalankan, insyaAllah anak-anak kita tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” tegasnya.


Para wartawan yang hadir dari IKW dan KJI pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai pesan-pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini dan perlu disebarluaskan agar menjadi perhatian bersama.

Acara buka bersama itu ditutup dengan doa dan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Diharapkan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda seremonial Ramadan semata, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan aksi nyata dalam membangun generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan berkarakter kuat di Kota Padang dan Sumatera Barat secara umum.

 (Plr) 

Senin, 02 Maret 2026

Indikasi SMAN 1 banuh Ampuh, Tak Hargai Permendikdasmen No 75 Tahun 2016 Tentang Komite

 


PENCARIFAKTA, Agam, (SUMBAR) | Pada hal pemerintah Indonesia telah membuat segala bentuk  landasan pondasi hukum dan  bentuk peraturannya supaya anak - anak bangsa Indonesia menjadi generasi cerdas memiliki SDM yang berkwalitas serta tak ada lagi kata tidak bersekolah atau putus sekolah dengan ke kurangan pembiayaan dalam dunia pendidikan

Dunia pendidikan di Propinsi Sumbar di tingkat  Sekolah lanjutan atas sudah mulai indikasi tidak baik - baik lagi dalam pengelolaan dana pendidikan terhadap beberapa sekolah SMA terutama pada wilayah kacabdin  kab Agam dan kota bukit tinggi

Untuk pencapaian pengelolaan dana bos reguler non pisik supaya berjalan baik dan tepat sasaran  pemerintah pusat membuat Permendikdasmen No 75 tahun 2016 tentang Komite, menjelaskan tangung jawab peran fungsi dan larangan bagi komite, terdapat pada bunyi  pasal 1 ayat 4 , komite di larangan melakukan pungutan kepada orang tua wali murid pada anak didik di dalam lingkungan sekolah SMA tersebut,

Dengan adanya pedoman seperti tersebut di atas, dalam pelaksananya pemerintah pusat mengangarkan Anggaran APBN sebesar 20 parsen, yang peruntukan di atur lewat permendikdasmen No 8 tahun 2025 tentang bos Reguler, untuk menekankan soal pengunaan dan pengelolaan dana alokasi  untuk kegiatan Non pisik pendidikan

Maka dari itu pemerintah Indonesia membuat dasar hukum pendidikan yang di tuangkan dalam dasar Undang - undang 45 pada isi bab 13 pasal 31 ayat 1 menyatakan  tentang hak dan kewajiban pendidikan di tangung oleh negara serta di muat juga pada Undang - undang No 20 tahun 2003 tentang Sistim pendidikan nasional

Setelah awak media PENCARIFAKTA mencoba menemui kepala sekolah saat berada di sekolah SMAN 1 Banuh Ampuh , mencoba bertanyah kepada beberapa dan staf untuk mengetahui  keberadaan kepala sekolah bernama Fatmida Rahmah , salah seorang guru menyampaikan ibuk kepala sekolah lagi rapat bersama pengurus komite, kalau sudah siap akan saya beritahukan kepada buk kepsek, atas kehadiran bapak,

Setelah awak media fokus harian melakukan investigasi ke salah satu SMAN 1 banuh Ampuh kab Agam untuk  konfirmasi kepada berapa murid kelas 10 , klas 11 dan klas 12 menyampaikan bawah tiap murid wajib membayar Uang komite atau SPP Rp 150 ribu rupiah setiap bulannya, namun murid bermohon jangan bapak buat nama saya di dalam berita, nantik jadi masalah, apa lagi saya sendiri tidak punya orang tua laki - laki lagi sedang saya hidup sama orang tua perempuan atau mama, yang berkerja di ladang orang atau kerja di Parak orang

Namun apa yang terjadi pada beberapa sekolah di tingkat SMA pada wilayah kacabdin kab Agam dan kota bukit tinggi , seperti Indikasi terjadi pungutan berjangka dan jumlah nilai  di tetapkan perbulan sebesar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu rupiah terhadap orang wali murid yang selalu jadi korban setiap bulannya

Dalam untuk melengkapi pemberitaan ini awak media mencoba menghubungi kacabdin wilayah 1 kab Agam dan bukit tinggi yang sering di panggil buk Wilia , dari hubungi hp seluler buk Wilia memberikan jawab , bawah saya lagi di dapur tadi pak , minta maaf saya , setelah itu buk Wilia mengirimkan SMS dgn jawab atau keterangannya tertulis maaf Sumbangannya  komitenya bervariasi, sesuai kesanggupan orang tua, kalau tak mampu di bebaskan, isi SMS yang di kirimkan kepada awak media,

Akhirnya awak media mencoba menghubungi lewat hp selulernya kepsek SMAN 1 banuh Ampuh bernama Fatmida Rahmah, dari keterangan dan jawaban yang di sampaikan untuk apak bertanya soal banyak murid saya dan untuk apa gunanya, kalau di sekolah memang ada sumbangan komite tiap bulan tapi tak berata besaran semuanya dan kalau siswa tak manpu  siswa tersebut  di berikan gratis buat sumbangannya tiap bulan 

Repoter (anton caniago) 

Pembukaan Jalan Baru Oleh Satgas TMMD ke - 127 Kodim 0311 Pessel, Warga: Kami Bersyukur Sekali

 



PEPSEL

PENCARI FAKTA, Pengerjaan pembukaan jalan baru oleh Satgas TMMD Ke -127 tahun 2026 Kodim 0311 Pesisir Selatan (Pessel), teryata memberikan dampak positif pada dunia pertanian. Dan, mempermudah akses mobolisasi hasil pertanian warga di daerah itu.


Pembukaan jalan baru itu dibuka sepanjang 4,3 Kilometer dengan lebar 6 meter yang menghubungkan di tiga Nagari sekaligus di Kecamatan Bayang, yaitu Nagari Talaok, Nagari Gurun Panjang Utara dan Nagari Koto Berapak.


Akses jalan baru, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0311/Pessel juga buka akses pertanian yang tidak produktif di Nagari Talaok dan Nagari Gurun Panjang Utara.


"Sangat bersyukur dengan dibukanya akses jalan ke lahan pertanian, terbantu dengan adanya jalan baru ini," ucap Melus ( 65 ) salah seorang warga. 


Melus tiap harinya bertani tidak menyangka akan adanya jalan baru ini setelah puluhan tahun dirinya harus turun naik bukit dan  meniti pematang sawah untuk sampai ke sawah. 


"Dan, semoga dengan adanya jalan ini, mungkin makin membangkitkan semangat kami, untuk lebih giat dalam mengolah sawah yang ada," kata dia, Senin (2/3/2026). 


Sementara itu, Serka Ferdi Poni selaku kordinator lapangan mengungkapkan pembukaan akses jalan baru ini selain untuk menghubungkan Nagari Talaok dan Kampung Bukit Tambun Tulang Nagari Gurun Panjang Utara, juga bertujuan untuk membuka akses ke lahan pertanian.


Lanjut Ferdi Poni, dari pembukaan jalan baru yang dilaksanakan bersama warga setempat ini, diperkirakan puluhan hektar yang selama ini tidak digarap oleh masyarakat akibat terbatasnya akses jalan yang harus melewati pematang sawah.


"Jadi, kita berharap adanya jalan baru ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat banyak," timpalnya. 

(Mil) 

Pembukaan Jalan Baru Oleh Satgas TMMD ke - 127 Kodim 0311 Pessel, Warga: Kami Bersyukur Sekali

 



PESSEL

PENCARI FAKTA, Pengerjaan pembukaan jalan baru oleh Satgas TMMD Ke -127 tahun 2026 Kodim 0311 Pesisir Selatan (Pessel), teryata memberikan dampak positif pada dunia pertanian. Dan, mempermudah akses mobolisasi hasil pertanian warga di daerah itu.


Pembukaan jalan baru itu dibuka sepanjang 4,3 Kilometer dengan lebar 6 meter yang menghubungkan di tiga Nagari sekaligus di Kecamatan Bayang, yaitu Nagari Talaok, Nagari Gurun Panjang Utara dan Nagari Koto Berapak.


Akses jalan baru, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0311/Pessel juga buka akses pertanian yang tidak produktif di Nagari Talaok dan Nagari Gurun Panjang Utara.


"Sangat bersyukur dengan dibukanya akses jalan ke lahan pertanian, terbantu dengan adanya jalan baru ini," ucap Melus ( 65 ) salah seorang warga. 


Melus tiap harinya bertani tidak menyangka akan adanya jalan baru ini setelah puluhan tahun dirinya harus turun naik bukit dan  meniti pematang sawah untuk sampai ke sawah. 


"Dan, semoga dengan adanya jalan ini, mungkin makin membangkitkan semangat kami, untuk lebih giat dalam mengolah sawah yang ada," kata dia, Senin (2/3/2026). 


Sementara itu, Serka Ferdi Poni selaku kordinator lapangan mengungkapkan pembukaan akses jalan baru ini selain untuk menghubungkan Nagari Talaok dan Kampung Bukit Tambun Tulang Nagari Gurun Panjang Utara, juga bertujuan untuk membuka akses ke lahan pertanian.


Lanjut Ferdi Poni, dari pembukaan jalan baru yang dilaksanakan bersama warga setempat ini, diperkirakan puluhan hektar yang selama ini tidak digarap oleh masyarakat akibat terbatasnya akses jalan yang harus melewati pematang sawah.


"Jadi, kita berharap adanya jalan baru ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat banyak," timpalnya.   

(mil) 

Jumat, 27 Februari 2026

Pastikan Kelancaran Drainase Pada Badan Jalan Yang Tengah Dibuka, Satgas TMMD 127 di Pessel Pasang Gorong - Gorong

 


PESSEL,

PENCARI FAKTA, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0311 Pesisir Selatan (Pessel) melaksanakan pemasangan gorong-gorong dalam rangka pembukaan jalan baru di Kenagarian Talaok, Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Jum'at (27/2/2026).


Pengerjaan pembukaan jalan baru tersebut sepanjang 4,3 Kilometer dengan lebar 6 meter, yang menghubungkan di tiga Nagari sekaligus yaitu Nagari Talaok, Nagari Gurun Panjang Utara dan Nagari Koto Berapak.


Bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 127 tahun 2026 yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.


Pemasangan gorong-gorong dilakukan untuk memastikan kelancaran sistem drainase di badan jalan yang tengah dibuka.


"Dengan adanya pemasangan gorong-gorong (pemeliharaan jangka panjang), supaya aliran air diharapkan tetap lancar sehingga jalan tidak mudah rusak saat musim hujan," kata Serka Ferdi Poni selaku koordinator lapangan.


Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0311 Pesisir Selatan selaku Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Czi Theodurus Sambua S.T. M.,Han menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tersebut menjadi prioritas guna mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat di daerah tersebut. 


"Kegiatan pemasangan gorong-gorong ini merupakan bagian penting dari proses pembukaan jalan baru. Infrastruktur yang baik harus didukung sistem drainase yang memadai agar jalan dapat bertahan lama dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat," ujar Dandim.


Dandim juga mengatakan, bahwa program TMMD itu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik saja, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.


"Jadi, kami berharap melalui TMMD ke-127 ini, akses masyarakat semakin terbuka, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, dan kesejahteraan warga di daerah sini dapat meningkat," harapnya. 

(Mil)

Kamis, 26 Februari 2026

*Berkah Ramadhan, KAI Divre II Sumbar Salurkan TJSL Rp250 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Mursydin Pasaman*

 


PENCARI FAKTA, Padang, (SUMBAR)|- Momentum Ramadhan dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk menebarkan manfaat, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kontribusi nyata oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui penyaluran bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat.


Pada Kamis (26/2), bertempat di Kantor Bupati Pasaman, KAI Divre II Sumbar melalui program Bina Lingkungan KAI Sar’i menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Al Mursydin yang berlokasi di Cubadak Timur, Kabupaten Pasaman, senilai Rp250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Vice President TJSL KAI, Sulardi Wiyatman, Manager Keuangan & SDM Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo beserta Tim TJSL Divre II Sumbar, Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian, Camat Cubadak Timur Yelvi, serta pengurus Masjid Al Mursydin.


Dalam sambutannya, Vice President TJSL Kantor Pusat, Sulardi Wiyatman menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Momentum Ramadhan menjadi penguat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan dalam setiap langkah kontribusi sosial yang dilakukan perusahaan.


Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan KAI Divre II Sumbar. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan KAI dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasaman.


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Mursydin sebagai bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang representatif dan nyaman bagi masyarakat.


Melalui program TJSL ini, KAI berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat proses pembangunan masjid sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana ibadah, khususnya dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai aktivitas sosial keagamaan lainnya.


Pada kesempatan terpisah, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjalankan peran sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.


“Ramadhan menjadi momentum refleksi dan peningkatan kepedulian. KAI Divre II Sumbar secara konsisten mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap pelaksanaan program TJSL, dengan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Reza.


Ia menambahkan, melalui sinergi yang kuat antara KAI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan berbagai program TJSL yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif serta mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif di wilayah Sumatera Barat.


“KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara berkelanjutan sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan keberkahan dan nilai ibadah melalui kontribusi nyata di bulan suci Ramadhan,” tutup Reza.


Salam,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi